Thursday, August 15, 2013
Monday, April 29, 2013
Rewind: Secarik Kertas
In the midst of crazy and school, I scrabbled through all my past works to put in a competition. So I stumbled at this writing I made when I was in 8th grade. It always brought me tears, even until now.
So, I hope this opens your eyes too. Especially if you're a Christian.
So, I hope this opens your eyes too. Especially if you're a Christian.
***
Labels:
#justsayin,
Cerpen,
Dailies
Thursday, April 18, 2013
Another Chance: Set 3
Kate: A Friend
“So, how is it?” Kalimat pertama
yang terlontar dari mulut Gemma, asistenku di kantor. Menurutku, dia asisten
terhebat yang pernah kulihat. Mungkin untuk perempuan seumurku dan lajang,
mudah untuk membiasakan diri lembur dengan pekerjaan yang segambreng. Tetapi akan
lebih sulit untuk Gemma. Gemma adalah ibu dari dua anak balita, bahkan salah
satu di antaranya batita. Namun kerap kali ia harus menemaniku bekerja sampai
malam, hingga lembur. Dan tak pernah sekalipun aku melihatnya mengeluh, kecuali
senyum lelahnya.
Labels:
Cerbung
Monday, April 15, 2013
Another Chance: Set 2
Kate: Trap(eze)
Kotak-kotak berceceran di kamar
baruku. Aku memegang lengan atas tanganku, menatap dingin ibuku dan beberapa
orang yang memasukkan kotak terakhir ke dalam kamarku. Kamar yang baru. Di rumah
sakit.
Setelah orang-orang itu undur
diri, aku menatap ibuku awas sambil menendang-nendang pelan sebuah kotak di
tengah kamar, menggeserkannya pelan. Ibuku menatapku bersalah, lalu menunduk ke
bawah untuk memindahkan salah satu kotak kecil ke kabinet dapur.
“Mom, why do you have to do this?”
Aku menatap ibuku yang mengeluarkan isi kotak itu: peralatan makan, sambil
bergidik.
Labels:
Cerbung
Sunday, April 7, 2013
Another Chance: Set 1
Kate: How Does It Feel to Die?
Sakit menjalari tubuhku. Sesuatu menyengatku dari kepala, aku tahu itu. Aku bisa melihat tanah. Sesuatu terbakar. Bau hangus.
Lalu aku turun. Jauh, jauh ke bawah. Menuju kegelapan. Bau bakar. Aku ingin pergi! Aku ingin keluar dari sini. Tiba-tiba sebuah tangan menarikku.
Aku terbangun. Telanjang, di bawah hujan.
"Oke, sekarang mana kueku?" Aku berbisik lemah sebelum beberapa polisi mengambilkanku selimut dan memapahku ke ambulans.
Labels:
Cerbung
Subscribe to:
Posts (Atom)